3 mins read

Webinar Seri 2 : Perkembangan departemen-departemen klinis di FK-KMK UGM dalam konteks dinamika kebijakan RS Pendidikan: 1970 – 2025

Pengantar

Pada periode antara tahun 1949 sampai dengan tahun 1979, pendidikan kedokteran berada di kompleks Kraton di Ngasem. Selanjutnya pada akhir dekade 1970-an berangsur pindah ke Sekip, di bekas lapangan tembak Belanda di utara Kota Yogyakarta. Dalam proses tersebut, terjadi peleburan RS-RS pendidikan UGM yang sebelumnya tersebar di sekitar Kraton, antara lain: RS Pugeran, RS Mangkuwilayan, dan lain-lain menjadi RSUP Dr. Sardjito di Sekip. Arti peleburan termasuk kenyataan hukum bahwa UGM tidak lagi mempunyai RS pendidikan. De-jure RS pendidikan berada di organisasi Departemen Kesehatan. Namun de-facto, struktur Staf Medik Fungsional (SMF)/Kelompok Staf Medik di RS Sardjito mengikuti pola departemen-departemen klinik di FK-UGM. Kantor-kantor departemen klinik FK UGM berada di RS Sardjito. Kepala sebuah departemen klinik sebagian besar merangkap sebagai Kepala KSM di RS Sardjito.

Terjadi dinamika ketika pada awal dekade 2010-an UGM meresmikan  RS Akademi di Kronggahan Ring Road Utara. UGM kembali mempunyai RS Pendidikan, tetapi dirancang untuk pendidikan ko-asistensi pada awalnya.  Pada tahun 2013, saat disahkan UU Pendidikan Kedokteran dimana residen dianggap sebagai pekerja terjadi dorongan kebijakan untuk manajemen RS Pendidikan. Residen yang diterima di FK-UGM kemudian diserahkan ke RS Pendidikan dan harus dikelola sebagai pekerja. Namun Undang-Undang ini tidak banyak dampaknya. Dapat dikatakan gagal. Tidak terjadi perubahan banyak pada departemen-departemen klinik FK-KMK UGM. Namun jumlah dokter spesialis di RS Sardjito yang berasal dari UGM semakin berkurang persentasenya. Disamping itu beberapa Bagian Klinik memisahkan jabatan ketua. Tidak semua Kepala Bagian Klinik menjadi Ketua KSM di RS Sardjito.

Perkembangan selanjutnya dengan adanya UU Kesehatan 2023, terjadi perubahan besar termasuk restrukturisasi di RS Dr. Sardjito. KSM dikembangkan menjadi departemen-departemen pelayanan yang tidak mencerminkan departemen-departemen di FK-KMK UGM. Sebagai gambaran ada Departemen Pelayanan Kesehatan Ibu Anak. Sementara di FK-KMK UGM tetap ada Departemen Obsgin dan Departemen Anak yang terpisah.

Perkembangan-perkembangan ini menarik untuk dianalisis dalam perspektif sistem manajemen  RS pendidikan. Ada perubahan yang secara perlahan menuju ke sebuah sistem yang berbasis hospital-based. Hal yang menarik tercatat. Satu demi satu kantor departemen-departemen klinik berpindah ke kampus FK-KMK UGM, sebelah timur jalan pemisah.  Perkembangan ini menarik karena semakin menuju ke perbedaan Tipe seperti yang ada di negara maju. Dalam hubungan antara FK dengan RS Pendidikan  ada 2 tipe besar: Tipe 1. FK tidak mempunyai RS Pendidikan sendiri. Contoh: Harvard Medical School  dan University of Melbourne tidak mempunyai rumah sakit pendidikan sendiri. Tipe 2. FK mempunyai RS sendiri. Model ini banyak mengacu ke sistem Belanda misalnya di LMC, Leiden Medical Center dimana RS berada di bawah universitas.  

Berdasarkan pengamatan (yang perlu diteliti oleh sejarawan),  perkembangan bagian-bagian klinik dapat dilihat menjadi 3 periode: (1) 1972 – 2013: perkembangan dari peleburan RS-RS UGM ke RSUP Dr. Sardjito sampai disahkannya UU Pendidikan Kedokteran 2013; (2) Periode 2013 – 2023: Periode berjalannya UU Pendidikan Kedokteran 2013; (3) Periode 2023 – sekarang: Fase baru departemen-departemen klinik.

Perkembangan departemen-departemen klinik dalam konteks dinamika RS Pendidikan sangat menarik untuk dicermati. Webinar ini bertujuan untuk:

  1. Memaparkan perkembangan departemen klinik dalam konteks hubungan RS Pendidikan utama dan jaringannya dari mulai melebur di RS Sardjito hingga 2025.
  2. Membahas model hubungan antara FK dengan RS Pendidikan dengan contoh di Belanda dan Amerika Serikat. Apakah memang benar, Indonesia semakin mendekati Tipe 1.
  3. Menyampaikan ide untuk para sejarahwan yang tertarik untuk menulis sejarah perkembangan departemen-departemen klinik dalam hubungannya dengan RS Pendidikan.
  1. Dr. Baha’uddin
    Pengajar jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Budaya UGM
  2. Prof. dr. Laksono Trisnantoro MSc. PhD
    Peneliti manajemen RS pendidikan FK-KMK UGM.

Hari, tanggal   : Jumat, 6 Februari 2026

Waktu             : Pukul 15.30 – 17.00 WIB

Tempat            : Common Room, Gedung Litbang, Sekip Yogyakarta

 

Waktu

Acara

PIC

15.30-15.35

Pembukaan

MC

15.35-15.40

Pengantar

Dr. Baha’uddin

Pengajar jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Budaya UGM

 

15.40-16.15

Materi

Prof. dr. Laksono Trisnantoro MSc. PhD

Peneliti manajemen RS pendidikan FK-KMK UGM.

16.15-16.25

Pembahasan

Dr. Baha’uddin

 

16.25-16.45

Diskusi

Moderator

16.45-16.55

Closing statement

 

16.55-17.00 WIB

Penutupan

MC

 

 

 

 

Link Zoom      : https://pkmkfk.net/webinarsejarahkesehatan2

Meeting ID     : 833 5097 6363

Passcode         : 204695

Streaming       : PKMK FK-KMK UGM